Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Bahaya Merokok Dan Gambar Peringatan Akibat Merokok

Dampak pengaruh negatif buruk rokok terhadap kesehatan pada umumnya telah diketahui oleh masyarakat luas dan juga bagi perokok aktif itu sendiri. Akan tetapi hal ini bagi para perokok seringkali dianggap angin lalu saja. Padahal begitu banyak zat kimia beracun yang berbahaya bagi tubuh dan kesehatan yang terdapat pada sebatang rokok. baik itu yang bisa menyebabkan kecanduan maupun zat yang bisa menimbulkan penyakit kanker akibat merokok ini.

Pemerintah baru-baru ini telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah mengenai harus adanya gambar menyeramkan pada bungkus rokok. Hal tersebut tertuang di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 109 tahun 2012 tentang pengamanan bahan yang mengandung zat adiktif berupa produk tembakau bagi kesehatan.

Dan juga Kementrian Kesehatan dalam hal ini juga telah menerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 28 tahun 2013 yang mulai berlaku pada hari selasa 24 Juli 2014 bahwa semua produk rokok wajib mencantumkan peringatan Bahaya Merokok Bagi kesehatan dengan gambar yang menyeramkan pada rokok.

Bahaya Merokok Dan Tulisan Gambar Peringatan Bahaya Merokok Pada Bungkus Kemasan Rokok

Bahaya Merokok Bagi Kesehatan Tubuh


Pengaruh buruk rokok terhadap kesehatan telah banyak penelitian dan juga pembuktian atas racun pada rokok yang membahayakan kesehatan baik itu pada prokok aktif maupun perokok pasif dan hal ini juga telah dibuktikan oleh banyak orang. Efek-efek yang merugikan akibat merokok pun sudah diketahui dengan jelas.

Banyak penelitian membuktikan bahwa kebiasaan merokok meningkatkan risiko timbulnya berbagai penyakit. Seperti Penyakit Jantung Dan Pembuluh darah, kanker paru-paru, kanker rongga mulut, kanker laring, kanker osefagus, bronkhitis, tekanan darah tinggi, impotensi, serta gangguan kehamilan dan cacat pada janin.

Rokok merupakan salah satu penyebab kematian utama di dunia dan merupakan satu-satunya produk legal yang membunuh seperti hingga setengah penggunanya itu sendiri. Kebiasaan buruk merokok ini sedikitnya menyebabkan 30 jenis penyakit pada manusia.

Penyakit yang timbul akibat merokok akan tergantung dari kadar zat berbahaya yang terkandung, kurun waktu kebiasaan merokok, dan cara menghisap rokok. Semakin muda seseorang mulai merokok, makin besar risiko orang tersebut mendapat penyakit ketika telah menginjak usia tua.

Dalam sebatang rokok terkandung sekitar 4000 macam zat kimia. Zat kimia yang dikeluarkan ini terdiri dari komponen gas (85 persen) dan partikel. Nikotin, gas karbonmonoksida, nitrogen oksida, hidrogen sianida, amoniak, akrolein, asetilen, benzaldehid, urethan, benzen, methanol, kumarin, 4-etilkatekol, ortokresol dan perylene adalah sebagian dari beribu-ribu zat di dalam rokok.

Dari sekitar 4000 macam zat kimia yang ada dalam rokok , setidaknya 200 diantaranya dinyatakan berbahaya bagi kesehatan manusia. Racun utama pada rokok adalah tar, nikotin, dan karbon monoksida. Hal ini berlaku baik itu bahaya perokok aktif dan juga bahaya bagi perokok pasif

Peraturan Adanya Gambar Menyeramkan Pada Bungkus Rokok

Aturan Adanya Gambar Menyeramkan Akibat Merokok Pada Bungkus Rokok


Kewajiban untuk mencantumkan peringatan bergambar di bungkus rokok mulai berlaku hari ini, Selasa (24/6/2014). Rokok-rokok lokal dengan kemasan bergambar seram mulai bisa ditemukan di beberapa minimarket. Rokok dengan gambar seram atau Pictorial Health Warning (PHW) sudah terpajang di Indomaret, Seven Eleven dan Circle K dan minimarket lainnya.

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 109/2012 tentang Pengendalian Tembakau mewajibkan adanya peringatan bergambar pada setiap bungkus rokok. Tidak banyak yang menyadari, gambar-gambar seram mulai terpampang di kemasan rokok tertentu. Jenis macam merk rokok tertentu juga telah mencantumkan gambar dan tulisan peringatan bahaya merokok ini pada kesehatan tubuh manusia.

Industri rokok di Indonesia juga telah diwajibkan memuat gambar dampak merokok yang begitu menyeramkan bila dilihat dari gambar-gambar penyakit yang ditimbulkan oleh akibat merokok itu sendiri. Merk rokok di Indonesia juga telah mematuhi akan peraturan pemerintah terkait dengan hal ini. Ini juga isi dari PP tembakau yang telah disyahkan oleh Presiden SBY di Desember tahun 2012 yang lalu.

Upaya Pemerintah menyikapi besarnya tantangan dalam pengendalian dampak buruk kesehatan akibat konsumsi tembakau telah dilaksanakan sejak beberapa dasa warsa lalu. Untuk maksud tersebut, Pemerintah bersama masyarakat melakukan upaya advokasi, sosialisasi, dan penerbitan regulasi dan diperkuat dengan pelembagaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai bagian dari upaya promotif-preventif dalam Pembangunan Kesehatan. Indikator keberhasilan PHBS mencakup tidak merokok di dalam rumah tangga, tempat kerja, dan di tempat-tempat umum.

Agung Laksono selaku Menko Kesra Indonesia menyatakan bahwa sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam PP No. 109/2012, besaran gambar peringatan bahaya merokok itu ini akan mengambil 40 persen dari bungkus rokok. Bagi yang secara sengaja tidak mencantumkan ketentuan tersebut, menurut Agung, akan dikenai sanksi lima tahun penjara atau denda Rp 500 juta.

Merk Rokok Filter Kretek Yang Memuat Gambar Peringatan Bahaya Merokok

Diharapkan, dengan pencantuman gambar peringatan yang lebih jelas ini, remaja dan perokok pemula bisa menghentikan kebiasaannya. Selain itu, menurut Menko Kesra, ketentuan ini diharapkan mengurangi jumlah perokok dan mencegah keinginan individu yang hendak merokok.

Pemeriksaan Laboratorium

Manfaat tujuan pemeriksaan laboratorium salah satunya adalah digunakan untuk menegakkan diagnosa penyakit dan juga memantau perkembangan pengobatan terhadap suatu jenis penyakit tertentu melalui pemeriksaan yang diperlukan. Karena memang untuk bisa menegakkan diagnosa penyakit diperlukan beberapa media pemeriksaan baik itu hasil anamnese medis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan radiologi (rontgen) dan juga laboratorium pula. Sampel lab bisa diambil dari pasien berupa darah, sputum, air kencing (urine), dan sebagainya.

Yang dimaksud dengan pengertian pemeriksaan laboratorium adalah merupakan suatu tindakan dan prosedur pemeriksaan khusus dengan mengambil bahan atau sampel dari penderita (pasien), yang bisa berupa urine (air kencing), darah, sputum (dahak), dan sebagainya untuk menentukan diagnosis atau membantu menentukan diagnosis penyakit bersama dengan tes penunjang lainya, anamnesis, dan pemeriksaan lainnya yang diperlukan.

Jenis dan Manfaat Tujuan Pemeriksaan Laboratorium

Jenis Pemeriksaan Laboratorium

  • Kimia Klinik. Pemeriksaan lab dalam bagian kimia klinik ini mempunyai tujuan mendeteksi awal adanya infeksi virus, memperkirakan status imun seseorang dan juga dapat digunakan dalam rangka pemantauan respon pasca vaksinasi.
  • Hematologi. Pemeriksaan darah hematologi ini adalah bagian dari penilaian komponen sel darah secara lebih lengkap, yang bertujuan dan bermanfaat dalam rangka mengetahui adanya kelainan darah seperti anemia ( kurang darah ), adanya infeksi atau kelainan sel darah putih yang lain, alergi dan gangguan pembekuan darah akibat kelainan jumlah trombosit. Pemeriksaan meliputi keseluruhan darah dan plasma. Mereka melakukan perhitungan darah dan selaput darah
  • Imunologi. Pemeriksaan imunologo darah ini bertujuan untuk mendeteksi awal adanya infeksi virus, mempekirakan status imun dan juga menguji antibodi pada diri seseorang yang akan diperiksa terkait dengan penyakit yang sedang dialami.
  • Mikrobiologi. Yang dimaksud dengan pemeriksaan mikrobiologi adalah pemeriksaan lab terhadap sampel darah, urin , feses , serta sekret dan kerokan kulit yang dapat dilakukan melalui pemeriksaan mikroskopis, pengecatan maupun pembiakan.
  • Patologi. Adalah merupakan jenis pemeriksaan bedah menguji organ, ekstremitas, tumor, janin, dan jaringan lain yang dibiopsi pada bedah seperti masektomi payudara.
  • Sitologi. Adalah jenis pemeriksaan untuk menguji usapan sel (seperti dari mulut rahim) untuk membuktikan kanker dan lain-lain.
  • Serologi. Menerima sampel serum untuk mencari bukti penyakit seperti Hepatitis atau HIV AIDS.
  • PCR (Polimerase Chain Reaction). Merupakan pemeriksaan dengan menggunakan teknologi amplifikasi asam nukleat virus, untuk mengetahui ada tidaknya virus / DNA virus, untuk memperkirakan jumlah virus dalam tubuh, untuk mengetahui jenis virus ( genotipe atau subgenotipe ) yang menginfeksi.

Tujuan Pemeriksaan Laboratorium Darah

Ada beberapa tujuan dan manfaat dari pemeriksaan darah maupun pemeriksaan laboratorium lainnya yaitu diantaranya :
  1. Pemeriksaan Penunjang dalam menegakkan diagnosis penyakit.
  2. Menemukan kemungkinan diagnostik yang dapat menyamarkan gejala klinis.
  3. Membantu pemantauan pengobatan dan juga pemberian obat.
  4. Memantau perkembangan penyakit pasien.
  5. Skrining/uji saring adanya penyakit subklinis yang mungkin menyertai.
  6. Menyediakan informasi prognostik atau perjalanan sebuah penyakit.
Persiapan Pasien Yang akan diperiksa laboratorium.
Beberapa persiapan yang umumnya dilakukan seseorang ketikan akan dilaksanakan dan dilakukan pemeriksaan laboratorium antara lain adalah sebagai berikut :
  • Puasa 10 sampai 12 jam, dianjurkan untuk puasa malam hari dan diambil darahnya di pagi harinya.
  • Tidak diperkenankan untuk meminum obat-obatan kecuali obat yang digunakan untuk tujuan pemeriksaan. Hal ini berdasarkan petunjuk dan arahan dari dokter atau medis.

Panel Pemeriksaan Laboratorium


PANEL DEMAM.
Hal ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui adanya penyakit infeksi yang dapat menimbulkan demam seperti halnya infeksi saluran nafas (Bronchitis, TBC), Infeksi Saluran kemih, Demam Typhoid, Demam Berdarah, Malaria dan lain-lain. Untuk tujuan pengobatan dan mengetahui perjalanan penyakit dapat dilakukan dengan kultur (biakan kuman dan juga dengan tes kepekaan kuman terhadap antibiotika.
Jenis pemeriksaan yang dilakukan adalah :
  • Hematologi Rutin.
  • Urin Rutin.
  • Malaria (Sediaan apus darah tepi).
  • Widal, Anti Dengue IgG, IgM.
  • SGOT, SGPT.
PANEL GANGGUAN FUNGSI HATI dan PETANDA HEPATITIS.
Manfaat dan kegunaan pemeriksaan fungsi hati dan penyakit hepatitis ini adalah untuk mengetahui gangguan fungsi hati dan radang atau infeksi hati.
Pemeriksaan Gangguan Funsi Hati meliputi :
  1. SGOT, SGPT.
  2. Gamma GT, Alkali Fosfatase.
  3. Total Protein dan fraksinya.
  4. Bilirubin Total.
Pemeriksaan Petanda Hepatitis terdiri dari :
  1. gM anti HAV
  2. HBsAg.
  3. Anti HCV.
Pemeriksaan uji saring vaksinasi hepatitis B adalah berupa pemeriksaan : HbsAg, Anti Hbs dan anti Hbc.

PANEL GANGGUAN FUNGSI GINJAL.
Tujuan dan kegunaan pemeriksaan fungsi ginjal adalah dalam rangka mengetahui adanya gangguan pada fungsi ginjal seseorang.
Jenis Pemeriksaan Fungsi Ginjal antara lain adalah sebagai berikut :
  1. Urin Rutin.
  2. Ureum, Kreatinin, Asam Urat.
  3. Elektrolit yang terdiri dari : Natrium (Na), Kalium (K), Clorida (Cl), Kalsium.
  4. Fosfat Anorganik (Pada umumnya diperiksa bagi usia > 40 tahun).
PANEL UJI SARING ANEMIA.
Kegunaan manfaat pemeriksaan laboratorium ini adalah untuk mengetahui adanya anemia dan juga mengetahui penyebab anemia.
Jenis Pemeriksaan yang dilakukan antara lain adalah sebagai berikut :
  1. Analyzer Hematologi (HB,Ht,Leukosit,Hitung jenis lekosit,Indeks eritrosit.
  2. Gambaran darah tepi, retikulosit.
  3. Fe Serum, Fenritin, TIBC.
PANEL GANGGUAN METABOLISME GULA (DIABETES MELLITUS).
Pemeriksaan untuk diagnosa DM dan juga untuk follow up penyakit kencing manis adalah dengan pemeriksaan gula darah dan urin puasa gula darah dan urin 2 jam pp.
Pemeriksaan Laboratorium Pengelolaan Penyakit DM adalah dengan melakukan pemeriksaan lab gula darah puasa dan 2 jam PP, HbA1c (dilakukan setiap 3 bulan), urin rutin, benda keton, ureum, kreatinin, asam urat, Mikroalbumin, Kolesterol total, HDL Kolesterol, LDL Kolesterol, Trigliserida.