Prosedur Tindakan Pemenuhan Kebutuhan Oksigen

Prosedur Cara Tindakan Pemenuhan Kebutuhan Oksigen. Askep kapukonline.com update tentang Prosedur Tindakan Keperawatan Pemenuhan Kebutuhan Oksigen, setelah sebelumnya posting ( Baca : Prosedur Cara Tindakan Memandikan Pasien )

Prosedur Pemenuhan Kebutuhan Oksigen

Pemenuhan kebutuhan oksigen adalah bagian dari kebutuhan fisiologis menurut hierarki Maslow. Kebutuhan oksigen diperlukan untuk proses kehidupan. Oksigen sangat berperan dalam proses metabolisme tubuh.

Kebutuhan oksigen dalam tubuh harus terpenuhi karena apabila kebutuhan oksigen dalam tubuh berkurang, maka akan terjadi kerusakan pada jaringan otak dan apabila hal tersebut berlangsung lama, akan terjadi kematian.

Sistem yang berperan dalam proses pemenuhan kebutuhan oksigen adalah sistem pernafasan, sistem persarafan dan kardiovaskuler. Masalah kebutuhan oksigen merupakan masalah utama dalam pemenuhan kebutuhan dasar manusia. Hal ini terbukti pada seseorang yang kekurangan oksigen akan mengalami hipoksia dan akan terjadi kematian.

Proses pemenuhan kebutuhan oksigen pada manusia dapat dilakukan dengan cara pemberian oksigen melalui saluran pernafasan, membebaskan saluran pernafasan dari sumbatan yang menghalangi masuknya oksigen, memulihkan dan memperbaiki organ pernafasan agar berfungsi secara normal

Prosedur pemenuhan kebutuhan oksigen dalam pelayanan keperawatan dapat dilakukan dengan pemberian oksigen dengan menggunakan kanula dan masker, fisioterapi dada dan cara penghisapan lendir (suction)

Pemberian Oksigen

Pemberian oksigen berupa pemberian oksigen ke dalam paru-paru melalui saluran pernafasan dengan menggunakan alat bantu oksigen. Pemberian oksigen pada klien dapat melalui tiga cara, yaitu melalui kateter nasal, kanula nasal dan masker oksigen

Tujuan Prosedur Tindakan Pemenuhan Kebutuhan Oksigen

  1. Memenuhi kebutuhan oksigen
  2. Mencegah terjadinya hipoksia

Alat dan Bahan Prosedur Tindakan Pemenuhan Kebutuhan Oksigen

  1. Tabung oksigen lengkap dengan flow meter dan humidifier
  2. Kateter nasal
  3. Vaselin / jelly

Prosedur Kerja Prosedur Tindakan Pemenuhan Kebutuhan Oksigen

Kateter nasal

  1. Jelaskan prosedur yang akan dilakukan
  2. Cuci tangan
  3. Atur aliran oksigen sesuai dengan kecepatan yang dibutuhkan, biasanya 1 - 6 liter/menit. Kemudian observasi humidifier dengan melihat air yang bergelembung
  4. Atur posisi pasin dengan semi fowler
  5. Ukur kateter nasal dimulai dari lubang telinga sampai ke hidung dan berikan tanda
  6. Buka saluran udara dari tabung oksigen
  7. Berikan minyak pelumas (Vaselin / jelly)
  8. Masukkan ke dalam hidung sampai batas tadi yang ditentukan
  9. Lakukan pengecekan kateter apakah sudah masuk atau belumengan menekan lidah pasien menggunakan spatel (akan terlihat posisinya di belakang uvula)
  10. Fiksasi pada daerah hidung
  11. Periksa kateter nasal setiap 6 - 8 jam
  12. Kaji cuping, septum dan mukos hidung serta periksa kecepatan aliran oksigen setiap 6 - 8 jam
  13. Catat kecepatan aliran oksigen, rute pemberian dan respon pasien
  14. Cuci tangan setelah prosedur dilakukan

Prosedur Cara Tindakan Pemenuhan Kebutuhan Oksigen

Refferensi

  1. A. Aziz Alimul Hidayat, S.Kp, “Buku Saku Praktikum Kebutuhan Dasar Manusia” Penulis: A. Aziz Alimul Hidayat, S.Kp, Musrifatul Uliyah, S.Kp; Editor: Monica Ester.- Jakrata : EGC : 2004

Posting ini berlanjut dengan Prosedur Cara Tindakan Pemberian Oksigen dengan Kanula Nasal

hcard errors = Missing required field "name (fn)"

hcard errors = Missing required field "name (fn)". Akhirnya, kapukonline.com nggak tahan juga buat posting tentang tips / tutorial blogspot. Dimulai dengan bagaimana mengatasi error hcard errors = Missing required field "name (fn)". Kalau ada yang claim bahwa ini asli tutorialnya, silahkan comment dibawah.

hcard errors = Missing required field "name (fn)"

hcard errors = Missing required field "name (fn)" biasanya terjadi dikarenakan kita membuat Komentar Reply pada blog kita di postingan http://artistutorial.blogspot.com tentang Threaded comments for blogger comment system

Solusi pertama adalah dengan mengganti Kode Komentar Reply yang bukan bawaan Blogger dengan Kode komentar bawaan Blogger, search aja di Google banyak sekali tutorialnya.

Solusi kedua adalah dengan menambahkan kode berikut :

<div class="vcard" id="hcard- NAMA ANDA">
<span class="fn n">
<span class="given-name">Posted by: NAMA ANDA</span>
</span>
</div>
<a class="updated" href="http://SITUS ANDA.blogspot.com/" rel="bookmark"> TITLE SITUS ANDA, </a> Updated at: <abbr class="published" expr:title="data:post.timestampISO8601"><data:post.timestamp/></abbr>

Tepat di bawah kode

<b:if cond="data:blog.pageType == &quot;item&quot;"><data:post.body/></b:if>

Dan coba test di Rich Snippets Testing Tool, Apakah masih error..???

Dan jika masih ingin mempunyai Komentar dengan sistem Reply, silahkan bertandang ke tempatnya Mas Doyok di postingannya Memasang Thread / Reply Comments Blogger di Custom Template, dan ini aku buktikan berhasil lolos dari Rich Snippets Testing Tool.





Prosedur Cara Tindakan Memandikan Pasien

Prosedur Cara Tindakan Memandikan Pasien. Askep kapukonline.com update tentang Prosedur Tindakan Keperawatan Memandikan Pasien setelah sebelumnya posting ( Baca : Prosedur Cara Tindakan Vulva Hygiene )

Memandikan pasien merupakan tindakan keperawatan yang dilakukan pada pasien yang tidak mampu mandi secara mandiri atau yang memerlukan bantuan

Tujuan Prosedur Tindakan Memandikan Pasien

  1. Mempertahankan kebersihan kulit
  2. Mencegah infeksi kulit
  3. Memperlancar peredaran darah
  4. Mempertahankan kenyamanan pasien

Alat dan bahan Prosedur Tindakan Memandikan Pasien

  1. Baskom mandi 2 buah yang berisikan air dingin dan air hangat
  2. Pakaian pengganti
  3. Kain penutup
  4. Handuk dan waslap
  5. Tempat untuk pakaian kotor
  6. Skrin (sampiran)
  7. Sabun

Prosedur_Cara_Tindakan_Memandikan_Pasien

Prosedur kerja Tindakan Memandikan Pasien

  1. Jelaskan prosedur pada klien
  2. Cuci tangan
  3. Atur posisi pasien (manusia coba) menjadi posisi tidur terlentang / setengah duduk
  4. Bentangkan handuk di bawah kepala dan bersihkan wajah, telinga dan leher dengan air hangat / sabun dengan waslap, lalu keringkan dengan handuk
  5. Kain penutup (pakaian) diturunkan, bentangkan handuk di atas dada pasien dan kedua tangan diatas handuk tersebut. Basahi kedua tangan dengan air bersih dan bersihkan dengan menggunakan sabun dan bilas dengan air hangat lalu keringkan dengan handuk
  6. Setelah kedua tangan di keataskan, handuk dipindahkan kesisi pasien dan basahi daerah dada dan perut dengan air bersih, bersihkan dengan sabun. Bilas dengan air hangat lalu keringkan dengan handuk
  7. Kemudian pasien dimiringkan kekiri. Handuk dibentangkan dibawah punggung sampai glutea. Basahi daerah punggung sampai glutea dengan air bersih, bersihkan dengan sabun. Bilas dengan air hangat lalu keringkan dengan handuk. Lalu miringkan ke kanan dan ulangi prosedur.
  8. Setelah itu, pasien kembali keposisi terlentang dan pakaian atas dipasangkan dengan rapi
  9. Letakkan handuk di bawah lutut dan kemudian lutut di bersihkan dengan air bersih, sabun dan air hangat dengan kaki terjauh terlebih dahulu. Keringkan dengan handuk
  10. Ambil handuk dan letakkan di bawah glutea (bokong). Pakaian bawah perut di buka lalu bersihkan dengan air bersih, sabun dan air hangat pada daerah lipatan paha dan genetalia, keringkan dengan handuk. Setelah selesai semua rapikan
  11. Cuci tangan setelah prosedur dilakukan

Buku

  1. A. Aziz Alimul Hidayat, S.Kp, “Buku Saku Praktikum Kebutuhan Dasar Manusia” Penulis: A. Aziz Alimul Hidayat, S.Kp, Musrifatul Uliyah, S.Kp; Editor: Monica Ester.- Jakrata : EGC : 2004

Posting ini berlanjut tentang ( Baca : Prosedur Cara Tindakan Pemenuhan Kebutuhan Oksigen ).

Prosedur Cara Tindakan Vulva Hygiene

Prosedur Cara Tindakan Vulva Hygiene. Askep kapukonline.com update Prosedur Tindakan Keperawatan Vulva Hygiene, Setelah sebelumnya posting ( Baca : Prosedur Cara Tindakan Merawat Kuku ).

Tujuan Tindakan Vulva Hygiene

  1. Mencegah terjadinya infeksi pada luka
  2. Menjaga kebersihan vulva

Alat dan bahan Tindakan Vulva Hygiene

  1. Kapas sublimat atau desinfektan
  2. Pinset
  3. Bengkok
  4. Pispot
  5. Tempat cebok yang berisi larutan
  6. Desinfektan sesuai dengan kebutuhan
  7. Pengalas
  8. Sarung tangan

Prosedur Cara Tindakan Vulva Hygiene

Prosedur kerja Tindakan Vulva Hygiene

  1. Jelaskan prosedur pada klien
  2. Cuci tangan
  3. Atur posisi pasien (Manusia coba) dengan dorsal recumbent
  4. Pasang pengalas dan pispot di letakkan dibawah bokong pasien
  5. Gunakan sarung tangan
  6. Lakukan tindakan hygiene vulva dengan tangan kiri membuka vulva memakai kapas sublimat dan tangan kanan menyiram vulva dengan larutan desinfektan
  7. Kemudian, ambil kapas sublimat dengan pinset, lalu bersihkan vulva dari atas kebawah dan kapas kotor di buang ke bengkok. Lakukan hingga bersih
  8. Setelah selesai, ambil pispot dan atur posisi pasien
  9. Cuci tangan setelah prosedur dilakukan

Buku

  1. A. Aziz Alimul Hidayat, S.Kp, “Buku Saku Praktikum Kebutuhan Dasar Manusia” Penulis: A. Aziz Alimul Hidayat, S.Kp, Musrifatul Uliyah, S.Kp; Editor: Monica Ester.- Jakrata : EGC : 2004

Posting ini berlanjut tentang ( Baca : Prosedur Cara Tindakan Memandikan Pasien ).